Social Icons

Barisan Kata

Senin, 30 November 2015

Disaat Para Pendosa Meminta Ampunan

Assalamualaikum soleh dan sholehah
Semoga terus dalam rahmat Allah ya
Amin

Kali ini saya mau bahas sedikit tentang para pendosa. Hah siapa ya para pendosa itu? Pastinya para manusia seperti kita ini donk ya, gak usah jauh-jauh saya ini adalah salah satu pendosa juga. Hah kok bisa? Emang udah ngelakuin apa aja sampai menyebut diri sendiri sebagai pendosa? Apa gak malu menyebut diri sebagai pendosa? Yuk kita bahas sedikit sekalian sebagai pengingat untuk diri sendiri juga

“pendosa” aduh sadis amat ya kata-katanya. Pendosa mah cocoknya di sebut kepada orang yang udah ngelakuin dosa-dosa besar. Itu mungkin yang kita fikirkan saat kita mendengar kata ‘pendosa’. Tapi akhi ukhti sebenarnya kita ini adalah para pendosa, bukan saja mereka yang  telah melakukan dosa besar. Sadar atau tidak kita selalu melakukan kesalahan, keburukan dan hal-hal yang membuat malaikat menambah catatan dosa kita. Kita mungkin marah ketika orang lain menyebut diri ini sebagai pendosa tapi itulah kita yang sebenarnya, kita masih terlalu malu saat orang lain mengungkit kesalahan kita meskipun itu kesalahan itu memang kita lakukan. Kita tau tidak ada manusia tanpa salah karena manusia adalah tempatnya khilaf dan salah. Dan sebaik-baiknya manusia yang salah adalah manusia yang mau mengakui kesalahannya dan mau bertaubat kepada Allah SWT. Astaghfirullah Rabbal Barroya Astaghfirullah Minal Khotoya Ampuni hamba ya Allah Yang Maha Penerima Taubat, Ampuni hamba ya Allah dari segala dosa. Amin

Jika kita pahami dan rasakan menggunakan hati kalimat itu berasa sangat nikmat, berasa kita ini tidak ada apa-apanya, berasa kita ini sangat kecil di banding dengan Kekuasaan Allah. Lantas bisakah para pendosa seperti kita ini mendapat ampunan Allah? Aku telah bertaubat tapi Allah memberi kesulitan untukku, apakah Allah menghukum ku? Berprasangka baiklah kepada Allah, Allah selalu memberikan ampunan kepada hambaNya yang mau bertaubat. Bukankah Allah berfirman dalam Surat An-Nisa Ayat ke-110 :

وَمَن يَعْمَلْ سُوءًا أَوْ يَظْلِمْ نَفْسَهُ ثُمَّ يَسْتَغْفِرِ اللّهَ يَجِدِ اللّهَ غَفُورًا رَّحِيمًا
Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Dan untuk kesulitan yang datang kepada kita anggaplah itu sebagai cobaan bukan sebagai hukuman. Anggaplah Allah sedang memberikan kita cobaan berupa kesulitan seperti halnya seseorang yang menghadapi ujian untuk bisa naik kelas, Allah memberi cobaan agar kita bisa menjadi manusia yang lebih baik lagi. Anggaplah setiap cobaan yang diberikanNya adalah selangkah anak tangga yang kita naikin untuk bisa lebih dekat dengan Nya, jadi semakin banyak cobaan itu semakin banyak tangga yang kita naikin dan kita semakin dekat dengan Allah.
Jadi yuk sama-sama kita memohon ampunan Allah dan berusaha agar dosa tersebut tidak terulang lagi. Semoga kita menjadi manusia yang senantiasa mendapat ampunan dari Allah ya akhi ukhti. Amin


Semoga menjadi nasehat untuk diri saya pribadi dan pembaca. Maaf ya akhi ukhti masi banyak kekurangan dalam penyampaian tulisan ini. Syukron Jazakumullah Khairan Katsiira

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

 
Blogger Templates